Pemdes Karangtengah Salurkan Santunan Laba BUMDESMA "Mitra Mandiri Sejahtera Sakti" untuk 35 Anak Yatim Piatu

10 Juli 2026
MAKHBUB JUNAIDI
Dibaca 8 Kali
Pemdes Karangtengah Salurkan Santunan Laba BUMDESMA "Mitra Mandiri Sejahtera Sakti"  untuk 35 Anak Yatim Piatu

Pemerintah Desa Karangtengah menyalurkan santunan kepada 35 anak yatim, piatu, dan yatim piatu di wilayah Desa Karangtengah pada Jumat (10/07/2026).

Dana sosial ini bersumber dari pembagian keuntungan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) "Mitra Mandiri Sejahtera Sakti" Kecamatan Kertanegara.

Alokasi santunan ini ditetapkan berdasarkan hasil keputusan Musyawarah Antar Desa (MAD) terkait Laporan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2025 dan Rencana Kerja Kelembagaan Tahun 2026 BUMDESMA "Mitra Mandiri Sejahtera Sakti".

Dalam musyawarah tersebut, disepakati bahwa sebagian laba BUMDESMA dialokasikan untuk jaring pengaman sosial berupa santunan anak yatim piatu dan fakir miskin se-Kecamatan Kertanegara. Pada tahun ini, Desa Karangtengah menerima alokasi sebesar Rp7.506.000,- yang disalurkan secara merata kepada 35 anak Yatim Piatu, Yatim dan Piatu dengan nominal Rp215.000,- per anak.

Kepala Desa Karangtengah, Agus Suntoro, S.H., menyampaikan terima kasih kepada pihak BUMDESMA "Mitra Mandiri Sejahtera Sakti" atas kontribusi dana santunan yang diberikan bagi anak-anak di Desa Karangtengah.

Dalam arahannya, Agus Suntoro, S.H. juga memberikan motivasi langsung kepada para siswa penerima bantuan agar memanfaatkan santunan ini dengan baik.

"Kami berharap anak-anak tetap semangat dan lebih rajin belajar. Terus kejar pendidikan kalian agar apa yang dicitakan-citakan dapat tercapai di masa depan," ujar Kepala Desa.

Selain menyerahkan bantuan, Kepala Desa juga menjelaskan  bahwa  besaran dana santunan yang diterima Masyarakat Desa Karangtengah tergantung pada modal masyarakat eks PNPM  dan Perguliran Simpan Pinjam di tiap desa, oleh karena itu beliau berpesan kepada masyarakat yang memanfaatkan Jasa Simpan Pinjam BUMDESMA "Mitra Mandiri Sejahtera Sakti" untuk mengangsur tepat waktu. Karena apabila perguliran simpan pinjam berjalan lancar akan memperbesar jumlah santunan yang didapat oleh masyarakat desa.