Mengenal Desil DTSEN, Penentu Kelayakan Bantuan Sosial
Pemerintah pusat kini menggunakan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama dalam penyaluran berbagai bantuan sosial, mulai dari PKH, BPNT, hingga PBI-JK. Salah satu indikator penting dalam data ini adalah Desil, yang menentukan tingkat kesejahteraan setiap rumah tangga.
Apa Itu Desil dalam DTSEN?
Desil adalah Sistem klasifikasi tingkat kesejahteraan masyarakat yang dikelola oleh Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Sistem ini membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi rumah tangga. Berikut ini penjelasannya :
|
Desil |
Kategori |
Keterangan |
Akses Bantuan Sosial |
|
Desil 1 |
Sangat Miskin |
Tidak memiliki penghasilan tetap, kondisi rumah tidak layak huni, dan bergantung pada bantuan sosial. |
Sangat berhak menerima seluruh jenis bantuan seperti PKH, BPNT, BLT, dan BPJS PBI. |
|
Desil 2 |
Miskin |
Penghasilan rendah dan tidak cukup untuk kebutuhan pokok bulanan. |
Masuk prioritas utama penerima bantuan sosial. |
|
Desil 3 |
Rentan Miskin |
Masih berpenghasilan, tapi mudah jatuh miskin jika kehilangan pekerjaan atau harga naik. |
Bisa mendapat bantuan seperti BPNT atau BLT tergantung program pemerintah. |
|
Desil 4 |
Hampir Miskin |
Penghasilan sedikit di atas garis kemiskinan, mampu hidup sederhana namun masih rentan. |
Dapat masuk program bantuan tertentu saat situasi darurat (seperti pandemi atau inflasi tinggi). |
|
Desil 5 |
Menengah Bawah |
Penghasilan cukup stabil tapi belum aman secara ekonomi. |
Umumnya tidak menerima bantuan rutin, tapi mungkin mendapat program subsidi tertentu. |
|
Desil 6–10 |
Menengah ke Atas hingga Kaya |
Mampu memenuhi kebutuhan pokok dan memiliki aset produktif. |
Tidak berhak menerima bantuan sosial apa pun. |
Rumah tangga yang masuk dalam Desil 1 hingga 4 merupakan prioritas utama untuk menerima bantuan sosial tahun 2026. Sementara itu, mereka yang berada di Desil 5 ke atas umumnya tidak lagi menjadi fokus utama alokasi bansos karena dianggap sudah mampu secara ekonomi.
Cara Cek Desil Secara Mandiri
Warga dapat mengecek status desil mereka secara online melalui langkah berikut:
- Buka situs resmi dtsen.web.bps.go.id atau cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan wilayah domisili (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa).
- Ketik nama lengkap sesuai KTP atau masukkan NIK jika diminta.
- Masukkan kode captchayang muncul dan klik "Cari Data".
Bagaimana Jika Data Tidak Sesuai?
Jika kondisi ekonomi Anda tidak sesuai dengan angka desil yang tertera (misalnya Anda layak dibantu namun masuk desil tinggi), Anda dapat mengajukan permohonan pembaruan data. Perbaikan data tidak dapat dilakukan sendiri secara mandiri melalui aplikasi, melainkan harus melalui mekanisme resmi:
- Melalui Desa: Mendatangi kantor desa untuk melaporkan ketidaksesuaian data agar bisa diusulkan Ground Check. Ground checking adalah proses verifikasi atau pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan keakuratan data atau informasi yang diperoleh. Yang perlu dipahami disini, ground check adalah verifikasi ulang tingkat kesejahteraan, hasilnya tergantung hasil verifikasi BPS dilapangan. Jadi bisa saja ada masyarakat yang mengajukan ground check dan hasilnya Peringkat Desil justru semakin naik.
- Aplikasi Cek Bansos: Menggunakan fitur "Sanggah"atau "Usul" untuk memberikan tanggapan kelayakan secara mandiri.
Pemerintah Desa Karangtengah mengimbau seluruh warga untuk proaktif mengecek datanya agar program bantuan sosial tepat sasaran dan benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin