Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kertanegara Kabupaten Purbalingga mengeluarkan surat edaran pelaksanaan Akad Nikah di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro. Surat edaran ini didasarkan pada Surat Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah Nomor 02.015/Kw.11.6/4/HM.00,-/02/2021 tentang Pelayanan N/R dimasa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Bupati Purbalingga Nomor 300/1492 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covod-19) di Kabupaten Purbalingga.

Dalam surat tersebut dijelaskan, Akad nikah dapat dilaksanakan dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Akad nikah dapat dilaksanakan di KUA atau diluar KUA;
  2. Akad nikah yang dilaksanakan di KUA diikuti maksimal 10 orang;
  3. Akad nikah boleh dilaksanakan diluar KUA apabila tempat akad nikah berada di desa dimana kasus positif covid-19 sejumlah < 5 (maksimal 5 rumah) dalam 1 Desa berdasarkan ijin yang diterbitkan oleh Kepala Desa berdasarkan rekomendasi Satuan Tugas Covid-19 tingkat Kecamatan dengan catatan :
    • Waktu pelaksanaan selama 1 hari dengan jumlah peserta maksimal 10 orang bila dilaksanakan di rumah dan apabila dilaksanakan di masjid/ mushola atau atau gedung peserta maksimal 20% dari kapasitas ruangan atau maksimal sejumlah 30 orang dalam waktu yang bersamaan;
    • Akad nikah diselenggarakan secara sederhana, jika memang dibutuhkan sesuai kondisinya pengeras suara, tenda tambahan atau peralatan lain yang bersifat tersier diperbolehkan secara terbatas sehingga tidak mengesankan sebuah hajatan/ acara keramaian;
    • dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dibawah supervisi petugas yang berkompeten.
  4. Sebelum prosesi akad nikah dilaksanakan catin, wali dan saksi harus memcuci tangan dengan sabun pada air mengalir atau membasuh tangan dengan handsanitizer;
  5. Petugas, Catin, Wali dan Saksi harus memakai masker, menjaga jarak minimal 1 meter dan menghindari kontak badan atau berjabat tangan;
  6. Peserta prosesi akad nikah harus memakai masker, menjaga jarak minimal 1 meter dan menghindari kontak badan atau berjabat tangan;
  7. Peraturan ini berlaku bagi catin yang mendaftar mulai tanggal 22 Februari 2021 sampai kondisi dinyatakan aman dari wabah covid-19 sesuai keputusan yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga.

Demikian persyaratan yang harus dipenuhi apabila akan mengadakan akad nikah pada saat pemberlakuan PPKM Mikro.)*boeb